PERBEDAAN BLOG DAN WEBSITE
Perbedaan blog dan website
1. Konten
Perbedaan paling mencolok antara blog dan website adalah dari konten.
Konten blog umumnya berisi mengenai artikel, gambar ataupun video mengenai satu atau beberapa tema yang diminati pemilik blog. Biasanya pemilik blog atau yang biasa disebut blogger membuat blog yang focus pada tema atau hal tertentu saja misalnya tentang film terbaru, otomotif, teknologi, travel, Pendidikan, fashion dan lain-lain. Sedangkan website professional biasanya berisi konten mengenai produk atau layanan yang ditawarkan oleh industri atau organisasi tertentu. Misalnya website sekolah tentunya memuat konten mengenai visi misi sekolah, lokasi sekolah, jurusan apa saja yang dikelola, daftar nama guru. Atau misal website perusahaan tentu akan berisi konten mengenai produk atau jasa yang dihasilkan.
2. Update atau pembaharuan
Selain konten perbedaan antara blog dan website adalah dari segi update atau pembaharuan konten.
Untuk blog biasanya akan update secara berkala karena mengikuti aktivitas dari pemilik blog itu sendiri. Blog juga menyimpan konten-konten lama yang tersimpan dalam history blog. History blog biasanya tersimpan berdasarkan tanggal tertentu atau kategori tertentu. Pengunjung biasanya dapat
8
melakukan pencarian konten lama pada kotak pencarian yang disediakan.
Sedangkan konten website biasanya lebih bersifat statis dan hanya melakukan pembaharuan jika ada perubahan pada produk dan layanannya. Pengelola website hanya menyampaikan kondisi terkini dalam halaman websitenya. History konten pada website tidak diperlukan karena biasanya sudah tidak sesuai dengan kondisi perusahaan saat ini. Misalnya produk dan jasa yang sudah tidak dihasilkan tidak akan ditampilkan lagi. Namun dalam beberapa website seperti contohnya website media online bisa bersifat dinamis menyerupai blog meskipun konten website online adalah merupakan produk jurnalistik dari perusahaan media tersebut.
3. Gaya Bahasa
Gaya Bahasa blog umumnya lebih santai dan tidak baku,
hal ini tergantung dari kepribadian pemilik blog selaku pengelola blog. Hal inilah yang membuat pengunjung blog tertarik berkunjung dan betah berlama-lama. Biasanya pengunjung blog memiliki minat yang sama dengan konten blog yang dikunjunginya. Di dalam blog juga terdapat fasilitas untuk memberikan komentar dan berinteraksi baik dengan pengola blog maupun dengan pengunjung blog lainnya sehingga terjadi komunikasi 2 arah.
Berbeda dengan website biasanya menggunakan bahasanya yang baku dan terkesan formal. Pada website, komunikasi bersifat informatif dan linear. Pengelola website hanya menyajikan informasi yang ingin mereka sampaikan kepada pengunjungnya. Komunikasi yang terjadi bersifat 1 arah (one-way communication). Namun bagi pengunjung yang ingin berinteraksi, website biasanya dilengkapi dengan informasi kontak berupa email, nomor call center, dan live chat.
4. Pengelola
Blog biasanya dimiliki oleh perorangan dan dikelola sendiri artinya penulis blog adalah sebagai pengelola blog tersebut. Dalam beberapa kasus misalnya blog sebuah organisasi bisa dikelola oleh beberapa orang.
Sedangkan website dikelola lebih professional. Perusahaan yang membuat website itu sama halnya membangun sebuah kantor virtual sehingga diperlukan sebuah tim ahli dibidang pengembangan website. Tim pengelola website biasanya terdiri atas developer, system analyst, web designer, copy writer, dan lain-lain.
Komentar
Posting Komentar